Berita 86 |
| KELOM BATIK CANTIK TEMBUS PASAR EKSPOR Posted: 16 May 2011 06:46 PM PDT Membatik ternyata tidak hanya bisa dituangkan di kain saja. Di kota Tasikmalaya, Jawa Barat, batik tulis juga dituangkan dalam kayu dan dijadikan sandal. Namanya kelom batik, yakni perpaduan kelom geulis asli Tasik dengan corak budaya Jawa. Kelom batik tersebut kini sudah dipasarkan diseluruh dunia. Jepang merupakan negara yang rutin dieksport setiap bulannya. Salah satu boutique terkemuka yang menjual hasil karya kelom batik berada di Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Boutique ini merupakan sentra pengrajin kelom batik asal Tasikmalaya, milik Ana Nuryana. Kelom batik tersebut merupakan slop atau kelom geulis yang dipadukan dengan corak dan budaya Jawa, dengan motif batik. Sama seperti pembuatan kelom geulis lainnya, sebelum diproses untuk dilakukan pembatikan, terlebih dahulu kelom dipola sesuai motif pesanan dan khas Tasik. Baru setelah itu kemudin dilakukan pembatikan. Setelah dibatik kemudian dicelupkan kedalam air pewarna dari kayu, kemudian dijemur dibawah terik matahari. Selain batik ada juga kelom yang di airbush. Kelom ini dicat terlebih dahulu sebagai dasar. Kemudian di air bush dan biasanya mengunakan motif bunga. Kelom batik dan kelom airbush sama cantik dan menariknya. Jika anda tertarik bisa membuat motif sendiri. Ciri khas batik Tasik adalah gambar bunga yang warnanya mencolok. Ana Nuryana, sudah sepuluh tahun lamanya menggeluti usahanya. Kini produknya sudah dipasarkan diseluruh dunia. Setiap hari Ana bisa memproduksi sekitar 200 pasang, namun itupun tak sebanding dengan pesanan yang setiap harinya mencapai 1.000 pasang. Dengan Harga bervariasi dari 75 Ribu Rupiah sampai 90 Ribu Rupiah per pasang. Untuk ekspor ke Jepang saja, setiap bulannya dia harus mengeksport sekitar 600 pasang, sementara ke Belanda sekitar 200 pasang. Selain mengeksport dia juga sudah mengisi hampir setiap outlet dan boutique diseluruh Indonesia. |
| SATE CUMI SAMBAL TRADISIONAL PENUH SENSASI Posted: 16 May 2011 06:44 PM PDT ![]() Sate kambing atau ayam adalah menu yang biasa kita jumpai setiap hari. Namun, jika Anda merasakan sate cumi-cumi bumbu sambal kampung, di sebuah kedai di Situbondo Jawa Timur, Anda akan merasakan sensari luar biasa. Warung yang menyediakan menu sate Cumi-cumi sambal tradisional berada di kedai makanan di jalan Panglima Sudirman kota Situbondo, yang dikelola Ririn (41 tahun). Menu tersebut tergolong jarang didapatkan di tempat lain, sehingga sajian sate cumi-cumi dengan lalapan sayur dan sambal kampong tersebut akan menggoda selera banyak orang. Menurut Ririn, ide awal membuat menu unik ini bermula saat ia melihat sejumlah tempat makan hanya menyajikan menu cumi yang digoreng. Ingin berbeda dengan kedai lain, Ririn berusaha menyajikan menu cumi-cumi dengan sajian yang berbeda. Tak hanya di minati warga Situbondo, menu kreasi Ririn ini juga digemari warga luar kota yang kebetulan melintas di jalur Pantura Situbondo untuk tujuan Bali– Surabaya dan sebaliknya. Setidaknya, tiap hari Ririn mampu menjual hingga 70 porsi menu sate cumi-cumi bumbu sambal kampung. Ririn sengaja memodifikasi sate cumi-cumi dengan bumbu sambal kampung karena permintaan pembelinya. Sambal kampung terdiri dari paduan cabe, tomat muda, terasi, garam dan sedikit gula yang dihaluskan, sajian sate cumi-cumi makin terasa sensasinya dengan sambal ini karena bumbu tradisionalnya yang alami dan kerap memanjakan lidah penikmatnya. Menikmati satu porsi sate cumi-cumi sambal kampung plus nasi dan minuman, cukup dengan membayar 20 Ribu Rupiah saja. Cukup murah bagi mereka yang kantongnya pas-pasan. |
| You are subscribed to email updates from Berita 86 To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
