Berita 86


LUKISAN ALAMI PELEPAH PISANG KARYA SISWA SD

Posted: 02 Jun 2011 06:52 PM PDT



Melukis tidak harus menggunakan bahan cat, pensil pewarna atau kanvas. Pasalnya Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah 02 Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, justeru memanfaatkan pelepah pisang, sebagai bahan utama lukisannya. Selain mengajarkan anak-anak lebih mencintai lingkungan, teknis melukis ini juga, mendorong kreatifitas siswa, dalam mengembangkan wawasan berfikir tentang pemanfaatan lingkungan di sekitarnya.

Uniknya lukisan karya siswa sd ini, kesemuanya bertemakan budaya kota santri Gresik, diantaranya lukisan masjid, kaligrafi, perkampungan tua khas Gresik, gunung kapur, hingga pelabuhan rakyat.

Proses melukis, diawali dengan pengeringan pelepah pisang, di bawah terik matahari. Agar pelepah pisang mudah dibentuk, terlebih dahulu pelepah pisang dihaluskan, dengan cara disetrika.

Setelah semua bahan baku siap, dilanjutkan dengan proses penempelan menggunakan lem, tentunya pelukis harus meyesuaikan tekstrur pelepah pisang, dengan obyek yang di lukis.

Melukis berbahan pelepah pisang, bagi sebagian siswa usia sekolah dasar, hampir dianggap mustahil. Apalagi, mereka selama ini hanya di ajarkan melukis dengan pensil pewarna atau kanvas. Namun, setelah dua tahun mengeluti lukisan berbahan pelepah pisang, kini mereka justeru merasa asyik dan makin menyukainya. "Ya, saya sangat senang bisa berkarya dengan memanfaatkan pelepah pisang", ujar Farah Atifa ( salah seorang siswi)

Melukis pelepah pisang, tidak sekedar menggambar obyek lukisan biasa. Tetapi lebih dari itu, membutuhkan keterampilan menggunting dan juga membuat pola lukisan, yang akan dikerjakan agar hasilnya tampak lebih elegan dan bernilai seni.

Menurut pihak sekolah, teknik melukis pelepah pisang, mampu memberikan pemahaman kepada anak, agar mereka lebih mencintai lingkungan dan alam di sekitarnya.

Selain itu, teknis melukis pelepah pisang, juga dapat mendongkrak kreatifitas siswa, meningkatkan kemampuan merekam sebuah obyek, serta melatih konsentrasi para siswa.

Selain lukisan, para siswa ini juga membuat berbagai aneka kerajinan lainnya yang juga berbahan pelepah pisang, seperti miniatur rumah, boneka, tempat tissue dan lain sebagainya. Hasil kreatifitas para siswa ini pernah mendapatkan penghargaan dari berbagai instansi di kabupaten Gresik, sebagai karya anak-anak terbaik berbahan alami.(86)


WISATA SERU ALAM GREEN CANYON

Posted: 02 Jun 2011 06:49 PM PDT



Banyak cara untuk mengisi liburan akhir pekan. Salah satunya adalah dengan menikmati keindahan panorama alam yang mempesona di Green Canyon, Ciamis, Jawa Barat. Selain dipadati pengunjung lokal, lokasi ini juga digemari oleh turis asing dari berbagai negara.

Green Canyon, begitulah masyarakat setempat menyebut lokasi wisata yang terletak di dekat Pantai PangAndaran, Ciamis, Jawa Barat. Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang warga Perancis pada tahun 1993. Nama aslinya Cukang Taneuh atau Cukang tanah, memiliki panorama alam yang mirip dengan green canyon asli di Benua Amerika.

Dengan menempuh perjalanan 3 jam dari pusat kota Kabupaten Ciamis, Anda akan mudah menemukan lokasi Green Canyon dengan berbagai ketakjuban alam yang memukau dan cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Dengan tiket masuk sebesar 75 Ribu Rupiah perorang, Anda akan menikmati menaiki perahu motor untuk menempuh perjalanan selama 15 menit menuju lokasi Green Canyon. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhkan dengan pemAndangan sungai dan binatang serta pepohonan yang masih asri.

Saat tiba di lokasi green canyon, yang mirip dengan gua ini, Anda akan dimanjakan dengan pemAndangan yang begitu mempesona. Stalaktit yang berada di atas, selalu mengucurkan air yang tidak pernah berhenti meski musim kemarau tiba. Di sini, selain bisa menikmati panorama alam, Anda juga bisa berenang dengan dipandu oleh petugas setempat.

Warga setempat menyebutnya hujan abadi, yaitu air yang selalu menetas dari atas bukit di sekeliling green canyon. Di sini juga ada wahana baru yaitu body rafting atau berenang menggunakan pelampung menelusuri green canyon. Seru bukan?


 
Top