Berita 86 |
| SISWI SMA UNGGAH FOTO BUGIL KE FACEBOOK Posted: 09 Jun 2011 04:10 AM PDT ![]() Gara-gara mengunggah foto bugil teman ke facebook, sepasang muda-mudi di Lamongan Jawa Timur ditangkap Polisi. Salah satu pelaku mengaku cemburu pada korban sehingga mengunggah foto bugil temannya tersebut ke facebook (09/06/2011.) Sepasang muda-mudi yakni, DYS siswi kelas satu salah satu Sekolah Menengah Atas Di Kecamatan Sekaran, Lamonngan dan ED, pacarnya yang sudah lulus sekolah dua tahun lalu, ditangkap polisi setelah menjadi tersangka dalam kasus foto bugil teman mereka berinisial NS yang mereka unggah ke facebook. Kedua tersangka belakangan menjalin hubungan kasih, sementara korban yang foto bugilnya diunggah ke facebook merupakan mantan pacar ED. Karena mengetahui ED masih berhubungan asmara dengan korban NS yang kini diungsikan keluarganya ke luar kota, DYS lantas mengunggah foto NS ke akun facebooknya. PerEDaran foto bugil ini sempat menghebohkan masyarakat di lamongan, khususnya kelangan pelajar. Foto bugil separuh badan tersebut berjumlah 11 adegan. Menurut keterangkan kedua tersangka, foto bugil NS didapat ED dari korban. ED menerima foto tersebut langsung dari korban melalui MMS. Foto tersebut kemudian diambil DYS dan diunggah ke facebook. Kasus ini terungkap setelah salah satu keluarga korban mengetahui beredarnya foto bugil NS. Keluarga korban lantas melaporkan DYS ke Mapolsek setempat. Kini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sekaran. Akibat beredarnya foto-foto bugil ini, kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara. |
| MAINAN TRADIONAL KITIRAN YANG TERUS EKSIS Posted: 08 Jun 2011 06:40 PM PDT ![]() Ditengah maraknya mainan modern yang berkembang dipasaran, tak membuat semua pengrajin mainan tradisional surut berkarya. Seperti kitiran, salah satu mainan tradisional bikinan pengrajin warga desa Karanganyar, Welahan, Jepara, Jawa Tengah yang menjadi sentra pengrajin kitiran. Kitiran merupakan mainan tradional yang hingga kini masih banyak diminati anak-anak. Mainan ini banyak dijumpai dipasar tradisional maupun di jalanan tempat pedagang keliling berjualan. Keberadaan kitiran telah ada sejak tahun 70-an. Salah satu pengrajin kitiran yang hingga kini masih eksis adalah Sumarno. Pria berusia 45 tahun ini menekuni kerajinan kitiran sejak tahun 1982. Saat itu, Sumarno masih duduk di bangku smp. Berawal dari sekedar niat membantu mengurangi beban biaya sekolah, usahanya kini justru bisa menjadi mata pencaharian keluarganya. Tak sulit untuk mencari bahan baku kitiran. Karena sebagian besar bahan bakunya terbuat dari bambu. Dalam pengerjaannya, Sumarno selalu dibantu muslihah, sang istri. Meski terbilang sederhana, kitiran dibuat melalui beberapa proses. Dari pembuatan tangkai dan pewarnaannya, pembuatan baling-baling hingga merangkainya. Selama ini, Sumarno mengaku tak ada kendala dalam hal pemasaran. Dengan melibatkan warga sekitar dalam memasarkan mainan hasil karyannya, justru Sumarno sering kewalahan, karena kehabisan stok. Selain dipasarkan di wilayah Indonesia, kitiran buatan Sumarno kini telah merambah pasar asia tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura serta Brunei Darusalam. Dengan terus meningkatnya daya minat anak-anak untuk memilih kitiran sebagai mainan, Sumarno memperdayakan tetangga terutama ibu-ibu untuk proses pembuatannya. Selain mengurangi angka pengangguran, kegiatan ini bisa menambah pendapatan warga. |
| You are subscribed to email updates from Berita 86 To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

