Berita 86 |
| BAHAN BAKAR FOSIL AKAN HABIS 30 TAHUN LAGI Posted: 28 Jul 2011 06:50 AM PDT Para ahli mengatakan minyak bumi, gas alam, batu bara, yang dikatakan sebagai bahan bakar fosil tersebut diperkirakan akan habis 30 tahun lagi, sedangkan bahan bakar gas 70-80 tahun, dan bahan bakar padat 120 tahun. Artinya apapun bentuknya dapat habis. Setidaknya itu yang disampaikan Djoko Sungkono guru besar dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) dalam acara sosialisasi langkah-langkah hemat energi dan air untuk bangunan gedung/perkantoran, bertempat di Sasana Nayaka Kabupaten Lamongan, kemarin (27/7). Bahan bakar fosil adalah sumber daya tak terbarukan karena perlu jutaan tahun untuk terbentuk dan sumber yang ada ternyata lebih cepat habis ketimbang terbentuk yang baru. "Ini juga perlu untuk diketahui, sumber daya pembangkit energi masih amat bergantung pada bahan bakar fosil ini," ujarnya serius. Dia mengatakan, manusia sebenarnya sadar bahwa kehidupannya tergantung pada energi dan energi pada dasarnya tidaklah gratis. Langkah-langkah efisiensi peralatan harus ditingkatkan dan efisiensi rendah diganti. Selain itu, bahan bakar baru/terbarukan di produksi dengan harga jual murah kepada konsumen dan energi gratis diaplikasikan. Berdasarkan Inpres No 2 tahun 2008 revisi Inpres 10 tahun 2005 tentang penghematan energi, di dalamnya menginstruksikan kepada pimpinan lembaga pemerintahan baik pusat maupun daerah yakni diantaranya untuk melakukan langkah-langkah dan inovasi penghematan energi dan air di SKPD masing-masing meliputi, penerangan, AC, dan peralatan yang menggunakan energi listrik, bahan bakar minyak, atau gas. Jadi semua sudah jelas. Dia mengatakan, mengapa harus di hemat? Karena sumber energi primer terbatas dan mahal, kapasitas pembangkit terbatas, dan dengan hemat berarti turut menjaga kelestarian lingkungan hidup. Yang paling penting adalah keadilan bagi masyarakat Indonesia yang belum menikmati listrik. "Jangan sampai masyarakat belum menikmati listrik tetapi energinya sudah habis duluan," katanya. Dalam sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lamongan, Djoko Purwanto mengatakan, seluruh pimpinan SKPD, para Camat, dan BUMD sudah menindaklanjuti surat edaran dari bapak Bupati tanggal 15 September 2008, tanggal 29 November 2010, dan 11 April 2011 yang isinya diwajibkan untuk membentuk gugus tugas. Gugus tugas ini dalam rangka untuk penghematan energi dan air dilingkungan kantor masing-masing. Terkait hal lain dia menyampaikan, subsidi BBM dan listrik dari pemerintah pusat tahun 2011 dialokasikan sebesar Rp 231,6 trilyun kemudian penyerapan sampai dengan bulan Juli sudah mencapai Rp 136,6 trilyun. Hadir pada kesempatan itu Imam Asy'ari dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Pemprov Jatim. |
| SOP UDANG LOBSTER, PEMBANGKIT STAMINA Posted: 27 Jul 2011 06:16 PM PDT ![]() Sop lobster kecap, salah satu menu tradisional khas warga pulau Bawean Gresik Jawa Timur, tidak hanya mampu membangkitkan selera, tetapi juga berkhasiat meningkatkan vitalitas kaum pria. Menu tradisional tersebut, telah menjadi hidangan spesial, karena berbahan udang lobster segar yang baru diambil dari laut sehingga banyak disukai para wisatawan. Udang lobster pulau Bawean, berbeda dengan lobster yang ditemui di kota-kota besar pada umumnya. Pasalnya, warga di pulau yang berjarak sejauh 80 mil dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tersebut, hanya memanfaatkan lobster segar yang baru di tangkap di perairan laut setempat yang di kenal cukup bersih dan jauh dari pencemaran lingkungan. Menu tradisional warisan nenek moyang ini, tidak hanya menawarkan sensasi kelezatan alami, tetapi juga memiliki beragam khasiat, diantaranya meningkatkan stamina untuk kaum pria. ![]() Prores pembuatan soup lobster pulau Bawean, tidaklah terlalu sulit. Mereka cukup memanfaatkan bumbu di sekitar lingkungan rumahnya, bawang merah, bawang putih, jahe, merica dan garam secukupnya. Pertama-tama, lobster yang baru ditangkap dibersihkan, dengan air tawar. Sebelum dimasak, terlebih dahulu bagian kaki lobster, dipotong, agar lebih membangkitkan selera para penikmatnya. Agar sensasi kelezatanya makin terasa, para nelayan juga menyediakan kecap ditabur cabe, untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner yang menyuka rasa pedas. Menu tradisional, warisan nenek moyang tersebut, kini menjadi hidangan spesial bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Puteri tersebut, karena sensasi kelezatannya yang membangkitkan selera. "Sop lobster memang tidak di jual bebas, hanya untuk melayani para tamu luar pulau saja, ujar Muhammad Umar, Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Tambak, Bawean. Menurut para penikmatnya, sensasi kelezatan lobster air laut Bawean, makin terasa, karena daging lobster lebih kenyal, segar dan segar. Hal ini sangat berbeda dengan rasa udang lobster yang banyak di sajikan di depot-depot. Pasalnya, udangnya sudah lama di tangkap dari laut. ![]() Bagi pecinta kuliner yang memiliki masalah dengan kolesterol, juga tidak perlu khawatir. Pasalnya, warga juga menyediakan minuman degan, atau kelapa muda, sebagai menuman pencuci mulut, untuk menetralkan kolestrol. Di samping mampu meningkatkan stamina, lobster adalah makanan pilihan yang sangat baik bagi orang yang ingin menurunkan berat badan karena lobster sangat rendah lemak dan kalori. Bagi para pecinta kuliner yang pingin merasakan sensasi kelezatanya, cukup menyediakan uang seharga 70 Ribu Rupiah, per kilogram untuk udang lobster mentah. (86) |
| You are subscribed to email updates from Berita 86 To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


